Istilah Baku Patisambhidamagga

PENYUSUNAN ISTILAH BAKU

(KITAB PAṬISAMBHIDAMAGGĀ)



Namo Buddhaya,


Melalui website ITC ini, kami ingin mengundang Sdra/i se-Dhamma yang ingin berbagi ilmu dan pengetahuannya mengenai istilah Buddhis yang lebih cocok dalam  penerjemahan kitab Tipitaka,  untuk bersedia mengisi kolom KOMENTAR yang berada di bawah halaman website ini.



Kami menyadari bahwa istilah Buddhis yang kami susun masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami mengharapkan Sdra/i se-Dhamma dapat memaklumi segala keterbatasan kami, dan bersama-sama dengan kami menyusun istilah Buddhis yang kami tampilkan di website agar dapat menjadi lebih baik, lebih mudah dibaca, lebih mudah dimengerti;  sehingga bisa membawa manfaat bagi perkembangan dan kemajuan batin bagi para pembaca.



Terima kasih.

Mettacittena,


Pengurus ITC



Istilah Baku yang dikutip dari buku yang diterjemahkan / disusun oleh:
Bahasa Pali Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Bhikkhu Ñaṇāmoli Bhikkhu Thānissaro Romo Cunda/ STI lama Bhikkhu Ṭhitayañño Kitab Paṭisambhidāmagga ITC
abhiññeyya directly known memahami
pariññeyya fully understood comprehended dipahami dipahami dipahami
pahātabba abandoned abandoned dilenyapkan ditinggalkan ditinggalkan
bhāvetabba developed developed dikembangkan dikembangkan dikembangkan
sacchikātabba realized directly experience dicapai direalisasikan /diwujudkan disadari
dukkha 苦 suffering stress dukkha dukkha penderitaan
dukkhasamudaya 集 origin of suffering origination of stress asal mula dukkha asal mula dukkha asal mula penderitaan
dukkhanirodha 灭 cessation of suff cessation of stress lenyapnya dukkha berakhirnya dukkha lenyapnya penderitaan
dukkhanirodhagāminī paṭipadā 道 the way leading to the cessation of suff the way of practice leading to the cessation of stress jalan menuju lenyapnya dukkha jalan menuju berakhirnya dukkha jalan menuju lenyapnya penderitaan
cakkhu eye mata mata
sota ear telinga telinga
ghāna nose hidung hidung
jivhā tongue lidah lidah
kāya body badan badan
mano mind batin pikiran
rūpa visible object rupa objek-objek terlihat
sadda sound suara suara
gandha odour aroma bau-bauan
rasa flavour rasa rasa kecapan
phoṭṭhabbā tangible object sentuhan objek2 sentuhan
dhamma idea dhamma gagasan
rūpa body jasmani jasmani
vedanā feeling perasaan perasaan
saññā perception persepsi persepsi
saṅkhārā formation bentukan -bentukan bentukan - bentukan
viññāṇa consciousness kesadaran kesadaran
samphasso contact kontak kontak
sañcetanā volition kehendak kehendak (pt. 42 – 47)
taṇhā craving nafsu keinginan dambaan (?) keserakahan (48-53)
vitakka Applied-thought pengerahan batin pada objek awal pikiran yang tertuju pada objek-obejek (54-59)
vicāra sustained-thought pemantauan objek secara batiniah kelangsungan pikiran yang tertuju pada objek-objek (60-65)
pīti rapture, kegiuran
sukha happiness kebahagiaan
ekaggata one-pointedness kemanunggalan batin
pathavī earth tanah tanah
āpo water air air
tejo fire api api
vāyo air angin udara
ākāsa space ruang kosong ruang
dhātu principle unsur, …… unsur
kasiṇa kasina kasina kasina
nīla blue nila biru
pīta(ka) yellow kuning kuning
lohita red merah merah
odātaka white putih putih
mettā loving kindness cinta kasih cinta kasih
karuṇā compassion belas kasih belas kasihan
muditā sympathetic gladness kegembiraan simpatik kegembiraan simpatik
upekkhā equanimity keseimbangan batin keseimbangan
avijjā ignorance ketidaktahuan kebodohan
saṅkhārā formation bentukan - bentukan bentukan - bentukan
viññāṇa consciousness kesadaran kesadaran
nāmarūpa mentality materiality batin-jasmani batin-jasmani
saḷāyatana six fold base enam landasan enam landasan
phassa contact kontak kontak
vedanā feeling perasaan perasaan
taṇhā craving dambaan keserakahan
upādāna clinging kemelekatan kemelekatan
bhava being dumadi, menjadi makhluk
jāti birth kelahiran kelahiran
jarāmaraṇa aging & death kelapukan & kematian usia tua & kematian
lobha keserakahan
dosa kebencian
moha kebodohan batin
satipa55hqna penghadiran sati (landasan penegakan sati)
sammappadhqna daya upaya benar
iddhipqda sarana keberhasilan
indriya kecakapan, daya kemampuan
bala kekuatan
bojjha3ga faktor pencerahan
ariya-a55ha3gika-magga jalan mulia beruas delapan